14 Juli 2016

Bicara yang baik atau diam

Biacara merupakan hak setiap insan. Tetapi dalam kita berbicara harus memperhatikan beberapa hal :

  • Apakah yang kita bicarakan sesuatu yang mendatangkan manfaat apa tidak ? kalau mendatangkan manfaat maka boleh, jika tidak maka lebih baik diam. Rasulullah SAW bersabda :

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

dari Abu Hurairah dari Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yg iman kepada Allah SWT dan hari akhir maka berbicaralah yg baik atau diam (HR muslim)

  • Tidak menyakiti orang lain.

Rasulullah SAW bersabda :

« الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

Artinya :orang muslim itu adalah orang  yg saudara muslim lainnya tidak tersakiti oleh lisan dan tanganya ( HR al-bukhari)

 

  • Tidak ghibah (menggunjing orang lain)

Rasulullah SAW bersabda :

الْغِيبَةُ قَالَ « ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ

Artinya : ghibah adalah kamu menyebut saudaramu dg yg tidak ia sukai.

 

Oleh : DR. H. darmawan, Shi, MHI

artikel