01 April 2015

Maktour Grup Kembali Gelar Manasik Umrah

Untuk kesekian kalinya, Maktour Grup menyelenggarakan manasik umrah bagi para calon jamaah umrah di Wisma Maktour, Jalan Otista Rara, Jakarta Timur, Sabtu (28/3).

Menurut Direktur Operasional Maktour Grup, Mohammad Rocky, pemahaman para calon jamaah tentang manasik umrah mau pun manasik haji, sangat penting.

Karena itu, Maktour Grup hampir setiap minggu menggelar pelatihan manasik untuk meningkatkan pemahaman para calon jamaah tentang arti dan makna ibadah umrah dan haji.

''Alhamdulillah, secara rutin, Maktour Grup menyelenggarakan manasik yang melibatkan sedikitnya delapan pembimbing setiap pekannya, dengan masing-masing keahliannya,'' ungkap Mohammad Rocky, Sabtu (28/3).

Seperti disaksikan Republika, salah seorang pembimbing umrah dengan detilnya menjelaskan ibadah yang dilakukan mulai keluar rumah, beribadah di pesawat, seperti tayammum dan shalat hingga praktik thawaf dan sa'i di Tanah Suci.

Tak hanya melibatkan para pembimbing, Maktour pun melengkapinya dengan audio visual dan layar monitor yang sangat memadai.

''Harapannya, dengan cara seperti ini, para calon jamaah bisa cepat memahami penjelasan tentang makna ibadah umrah dan haji. Apalagi, tak sedikit dari calon jamaah masih awam dan usia lanjut,'' kata Rocky menerangkan.

Belum lagi, sambung Rocky, suasana saat ini di Tanah Suci, khususnya di lingkungan Masjidil Haram, perbaikan dan perluasan sarana ibadah, masih berlangsung sehingga kadang membuat jamaah bingung bahkan tak sedikit yang tersesat.

Agar jamaah Maktour Grup dapat melaksanakan semua rangkaian ibadah umrah dengan baik dan nyaman, Maktour Grup mempersiapkan selama di Tanah Air beberapa kali manasik, agar para calon jamaah benar-benar faham.

Ia menambahkan, guna mengantisipasi suasana di Tanah Suci yang masih berlangsung pembangunan, Maktour Grup menambah personil di lapangan untuk membantu para calon jamaah, agar tidak ada calon jamaah yang tersesat. ''Suasana di Masjidil Haram saat ini masih crowded, sehingga perlu penanganan yang lebih baik,'' ujarnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA

berita