09 Januari 2017

Saudi Resmi Cabut Kebijakan Pemotongan Kuota Haji

Kerajaan Arab Saudi telah memutuskan untuk mencabut kebijakan pengurangan kuota jamaah haji yang diberlakukan selama empat tahun terakhir ini. Itulah keputusan Raja Salman setelah menyetujui usulan Putra Mahkota Muhammad Bin Naif, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri yang juga Ketua Komite Haji Agung, untuk mengembalikan kuota haji ke sebelum adanya pemotongan.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Shaleh bin Thahir Bentan, sebagaimana dilansir Sudi Gazette (06/01),  sangat berterimakasih kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, Putra Mahkota Muhammad, dan Wakil Putra Mahkota Muhammad Bin Salman yang telah mencabut kebijakan pemotongan kuota haji, baik kuota jamaah haji dalam negeri (Arab Saudi) maupun luar negeri.

Untuk itu, pihaknya (Menteri Haji dan Umrah) dan pihak yang berwenang lainnya kini telah melakukan persiapan untuk menerima jamaah haji dalam jumlah normal seperti lima tahun yang lalu, sesuai jumlah kuota negarannya masing-masing. Bentan katakana itu saat menerima delegasi urusan (kementerian) haji dari berbagai negara yang ada di negeri Arab dan negeri berpenduduk Islam lainnya di kantornya, Jeddah (05/01).

Seperti diketahui, Kerajaan Arab Saudi telah memberlakukan pemotongan 20 persen kuota haji bagi jamaah dari luar Kerajaan di masing-masing Negara, sementara jamaah dari Kerajaan sendiri yang diizinkan untuk melakukan ibadah haji hanya 50 persen saja dari jumlah yang telah ditentukan. Hal ini terkait demi ternjaminnya keamanan jamaah dalam beribadah selama proyek ekspansi atau pelebaran Masjidil Haram (yakni mataf, tempat Tawaf) yang kini pembangunannya hampir selesai. Juga proyek-proyek besar lainnya, seperti renovasi masjid-masjid dan tempat-tempat umum lainnya yang ada di Wilayah Kerajaan.

Senada dengan Menteri Haji dan Umrah, Putra Mahkota Muhammad meminta semua departemen yang terkait dengan urusan haji untuk mulai bersiap-siap menerima kedatangan jamah haji dalam jumlah besar pada musim haji mendatang.

Di Negara kita tercinta ini, kuota haji yang semula 168 ribu jamaah kini di musim haji mendatang 1438 akan kembali normal seperti sebelum 2013, yaitu sebanyak 211 ribu jamaah. Kemungkinan besar juga bisa bertambah dari kuota normal itu (211 ribu), mengingat umat Islam Indonesia kian bertambah.

 

Kabarumrahhaji.com

berita