07 Februari 2017

OKI Pilih Madinah Sebagai Ibu Kota Pariwisata Islam

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) memilih Madinah sebagai ibu kota pariwisata Islam 2017. Pemilihan yang dilakukan oleh menteri pariwisata OKI itu berdasarkan jejak sejarah dan kepantasan kontekstual Madinah.

Untuk mengumumkan atau mensosialisasikan keterpilihan itu kepada seluruh masyarakat, maka pihak pemerintah Madinah sedang bersiap-siap membuat panggung teater yang termegah guna peluncuran acara tersebut yang dihelat pada 18 Januari nanti.

Acara peluncura itu diselenggarakan di bawah naungan Pangeran Sultan bin Salman, ketua Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional (SCTH) Arab Saudi. Tentu saja, acara itu nanti akan dihadiri oleh Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman.

Teater yang didirikan di King Fahd Central Park itu dianggap salah satu teater terbesar yang pernah dibangun di Kerajaan. Demikian menurut Wafi Al-Qahtani, kepala perusahaan penyelenggara acara. Selain pihaknya, institusi-institusi lain dan juga peroraangan ikut serta dalam mempersiapkan acara peluncuran itu, misalnya: para insinyur, keungan, tenaga teknis dan administrator lainnya bekerja untuk memenuhi batas waktu 18 Februari.

Teater yang berbentuk bundar itu lebarnya 80 meter dengan menggunakan teknologi video nantinya akan dapat menampilkan gambar pada latar belakang teater secara bersamaan.

Sekitar 200 pemain teater utama dari dunia Islam, Eropa dan Amerika Latin akan dipentaskan dalam acara itu. Pertunjukan itu akan disiarkan langsung di beberapa pusat komersial dan lokasi lainnya di Central Park, disertai dengan kembang api.

Sutradara teater Munair Al-Qahtani, seperti dilansir ArabNews (7/2), mengatakan upacara pembukaan akan menampilkan sejumlah catatan peristiwa yang dialami oleh Madinah sejak migrasi suku Awas dan Khazraj ke Yatsrib (Madinah). Sampai pada peristiwa dipegangnya Madinah pada era pendiri Kerajaan Saudi, almarhum Raja Abdulaziz. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan acara hiburan dan pidato para petinggi Kerajaan.

 

 

Kabarumrahhaji.com

berita