20 Februari 2017

Cuaca Dingin di Riyadh, Saudi Terus Berlanjut; Jeddah Sedikit Lebih Hangat

Kondisi cuaca dingin yang terjadi Sabtu kemarin masih terus berlanjut diberbagai wilaya Kerajaan Arab Saudi. Hal ini terjadi karena kondisi atmosfir di beberapa daerah mengalami ketakpastian.

Badan atau Presidensi Meteorologi dan Lingkungan (PME) meramalkan hari ini dan Senin besok kondisi berawan dan sejuk di ibukota Saudi, kemungkinan 13 C. Secara keseluruhan, suhu itu akan terus mencapai 22 C pada Minggu depan dan 25 C pada Senin sampai Rabu. Demikian keterangan yang dilansir laman arabnews (19/2).

Sedangkan di Jeddah pada hari Minggu ini kemungkinan akan lebih hangat dengan suhu mencapai 29 C, tetapi pada hari Senin diprediksi akan kembali dingin di suhu 26 C.

Di wilayah Saudi bagian tengah cuaca sudah lebih cerah, walau diselingi dengan awan periodik pada hari Sabtu, menurut PME.

“Cuaca dingin sekarang ini tidak seperti sebelumnya ketika cuaca turun hampir 0 Celcius,” kata Dionisio Tabuco, seorang insinyur yang bekerja di sebuah perusahaan farmasi di Buraidah, Qassim.

Pada saat itu di Riyadh suhu udara dingin terus bertambah, apalagi kalau malam hari hingga 10 C. begitupun di Provinsi Timur, suhu turun di bawah 10 C, sehingga walau mereka memakai pakaian tebal masih terasa dingin.

“Saat itu aku menggigil karena cuaca dingin, meskipun saya sudah memakai sweater tebal,” kata Dr Kebangkitan Ramos, seorang dokter di Dammam.


Kabarumrahhaji.com

berita