24 Februari 2017

Kereta Cepat Mekah-Madinah Akan Resmi Beroperasi pada 2018

Para jemaah haji dan umrah di seluruh dunia akan merasakan efesiensi waktu. Pasalnya, proyek kereta cepat Mekah-Madinah yang dimulai sejak April 2009 silam ini dikabarkan akan beroperasi penuh pada akhir 2018 mendatang seperti dikabarkan Alarabiya.

Dengan kereta cepat, Mekah ke Jedah hanya ditempuh dalam waktu setengah jam. Sementara itu, Jedah menuju Madinah diperkirakan hanya ditempuh dalam waktu dua jam. Hal ini berbeda dengan transportasi bus yang membutuhkan waktu sekitar 7 jam dari Mekah ke Madinah.   

Proyek yang dikerjakan sejak masa Raja Abdullah bin Abdul Aziz ini, diperkirakan menghabiskan biaya 7,5 miliar dollar AS. Jarak yang ditempuh antara Mekah dan Madinah mencapai 444 kilometer. Kereta cepat ini dikabarkan dapat mengangkut 166 ribu penumpang setiap harinya. Sejumlah pemudah Arab Saudi pun dilatih di Spanyol untuk mengoperasikan kereta api cepat ini.  

Kereta cepat yang disiapkan rencananya sebanyak 35 kereta dan 385 gerbong yang layak digunakan hingga 12 tahun. Sementara itu, stasiun yang disiapkan untuk kereta cepat ini sebanyak empat stasiun, stasiun di Madinah, Rabigh, Jedah, dan Mekah.

Stasiun Madinah terletak di Kota Ekonomi di King Abdulaziz Road dan sepanjang Masjid Nabawi. Sementara itu, stasiun Rabigh terletak 130 kilometer dari Kota Jedah. Stasiun Jedah sendiri terletak di tengah Kota Jedah, Distrik Sulaimaniyah. Sementara itu, stasiun Mekah terletak 3 kilometer dari Masjidil Haram.

Awalnya proyek kereta cepat Mekah-Madinah ini direncanakan selesai secara keseluruhan pada akhir 2014. Pada kenyataannya, proyek ini menghadapi kesulitan teknis, seperti masalah alam dan lingkungan. Pasalnya, kereta cepat  ini membutuhkan 130 jembatan untuk melalui beberapa lembah.

Sementara itu, pasokan air, listrik, saluran pipa minyak terlambat dikirim oleh kontraktor. Pada 2014, dari 130 jembatan, baru 16 jembatan yang berhasil dibangun. 10 jembatan berada di Mekah, dan 6 sisanya berada di Madinah. Oleh karena itu, jalur kereta api yang berhasil dibangun hinggal awal 2015 hanya baru menyambungkan antara Madinah ke Jedah.

Karena molornya target yang dijanjikan, pembangunan jalur Madinah hingga Mekah pun ikut terhambat dengan masalah yang sama. Sempat dikabarkan rampung pada musim haji 2016, namun kereta cepat itu pun belum dapat digunakan oleh para pengunjung kota suci itu. Sementara itu, tiket kereta api cepat Mekah-Madinah diperkirakan mencapai 110 reyal Arab Saudi atau kurang lebih mencapai Rp. 400.000.

berita