03 Mei 2018

Saudi akan Resmikan Bandara Baru di Jeddah

Arab Saudi bersiap hadapi gelombang kerumunan manusia pada musim haji mendatang. Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah siap diresmikan bulan depan.

Bandara baru ini akan menjadi yang terbesar di dunia dan yang paling sibuk dari semua bandara selama haji.

Dengan jutaan manusia berdatangan, otoritas memastikan pengunjung tidak perlu khawatir tentang barang bawaan mereka. Bandara ini memiliki sistem penanganan bagasi penumpang yang canggih sepanjang 34,6 km, terhubung dengan sistem keamanan multi-level terbaru.

Menurut laporan Arab News, otoritas akan memberikan kompensasi jika bagasi rusak, hilang atau tertunda. Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) mengatakan sebaiknya mereka datang sendiri ke bandara dan mengklaim segala masalah.

Keluhan disampaikan ke kantor khusus penanganan bagasi yang hilang dan mereka akan mengurusnya. Bandara ini juga memiliki beberapa fitur penting untuk membantu mengatasi beberapa masalah yang dihadapi oleh penumpang dan karyawan bandara lama.

Bandara baru akan menjadi yang terbesar di dunia dan yang paling sibuk dari semua bandara selama haji. Bandara memiliki kompleks ruang perjalanan dengan luas 810 ribu meter persegi yang memungkinkan semua maskapai penerbangan beroperasi di bawah satu atap.

Selain itu, akan ada 46 gerbang untuk penerbangan internasional dan domestik. Termasuk gerbang untuk mengakomodasi pesawat besar seperti Airbus A380. Selain itu, ada 94 jembatan seluler untuk melayani pesawat dengan ukuran yang berbeda dengan dua jembatan per gerbang.

Oleh karena itu, penumpang tidak lagi harus menggunakan bus atau layanan antar-jemput bandara untuk sampai ke pesawat. Bandara baru ini memiliki menara observasi setinggi 136 meter, salah satu yang tertinggi di dunia.

Bandara Internasional King Abdul Aziz adalah bandara tersibuk di Arab Saudi dan bandara terbesar ketiga di Kerajaan. Ia dikenal sebagai terminal haji yang khusus dibangun untuk para jamaah setiap tahun. Bandara dapat menangani 80 ribu penumpang dalam satu waktu.

KAIA baru juga memiliki sebuah masjid yang dapat menampung 3.000 jamaah dengan halaman luar untuk shalat di area seluas 2.450 meter persegi. Di samping lantai atas sebagai area sholat perempuan yang mampu menampung sekitar 700 orang.

Bandara ini dapat melayani 70 pesawat sekaligus dengan jembatan bergerak dan tempat parkir di sekitar kompleks terminal yang menampung 28 pesawat. Proyek bandara juga memiliki sistem kereta api otomatis untuk transportasi penumpang internasional di dalam kompleks aula.

Tersedia pula tempat parkir mobil sementara di empat lantai yang mampu menampung 8.200 kendaraan. Tempat tersebut akan dilengkapi dengan perangkat elektronik untuk memungkinkan pemilik mobil mengetahui lokasi parkirnya.

Juga akan ada parkir jangka panjang untuk 4.356 mobil. Pekerjaan konstruksi di bandara KAIA dimulai pada tahun 1974 dan diselesaikan pada tahun 1980. Pada 31 Mei 1981, bandara dibuka untuk dinas setelah diresmikan pada April 1981.


IHRAM.CO.ID,JEDDAH

berita