27 Desember 2018

Imam Istiqlal: Tolak Bala dengan Zikir Pergantian Tahun

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof KH Nasaruddin Umar mengajak umat melakukan zikir nasional pada malam pergantian tahun baru 2019. Dia mengajak untuk berdoa kepada Allah agar tahun mendatang umat terhindar dari segala bencana yang melanda Indonesia.

Menurut dia, umat Islam dapat mengikuti Dzikir Nasional yang digelar Republika setiap tahun di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin malam (31/12) mendatang. KH Nasaruddin mengatakan, musibah demi musibah telah banyak menimpa Indonesia selama 2018 sehingga masyarakat perlu melakukan instropeksi. Dia menambahkan, jika Tuhan menurunkan cobaannya seperti itu biasanya ada kesalahan yang dilakukan umat manusia.

 "Oleh karena itu, zikir nasional inilah saat yang paling bagus untuk melakukan introspeksi sekaligus kita mohon tolak bala dari Allah, supaya itulah yang terakhir kemarin. Kita tidak ingin setiap dua bulan ada tsunami," ujar Nasaruddin kepada Republika.co.id, Kamis (27/12).

Negara kepulauan seperti Indonesia sangat rawan dengan bencana tsunami dan Indonesia merupakan salah satu negara yang paling banyak terdapat gunung berapi. Namun, menurut dia, umat bisa melakukan ikhtiar agar terhindar dari bencana tersebut dan berdoa.

"Kita kan juga harus punya usaha, ikhtiar, minimum dalam bentuk doa, istighatsah supaya kita terhindar dari musibah. Jadi saya mengimbau juga," kata Rektor PTIQ Jakarta ini.

Dia menambahkan, tahun ini Masjid Istiqlal juga akan menggelar iktikaf bersama untuk mengakhiri 2018 dan menyambut tahun baru 2019. Namun, menurut dia, masjid pemerintah tersebut kini tidak mengundang kiai-kiai besar karena terbatasnya anggaran. Dirinya langsung akan memimpin iktikaf tersebut.

"Saya berharap semua masjid juga melakukan iktikaf. Iktikaf itu bukan hanya karena musibah, tapi mari kita akhiri tahun ini dengan husnul khatimah 2018. Kita awali dengan sebuah energi yang baru dengan keimanan yang bagus," katanya.

 Sumber : Republika.co.id

berita