11 Juli 2019

Hal yang Harus diperhatikan untuk Jemaah Haji Selama Berada di Mekah

Jamaah haji Indonesia direncanakan akan tiba di Kota Makkah dari Madinah pada 15 Juli mendatang. Kedatangan gelombang pertama jamaah haji ke Makkah tersebut menandai datangnya jamaah haji setiap harinya dari Madinah ataupun Jeddah. 

untuk mempersiapkan diri. Salah satunya adalah antisipasi dampak cuaca panas di sini. 

"Laporan hari ini cuaca berkisar antara 37-42 derajat. Jamaah kami imbau untuk tidak berlama-lama di terik matahari tanpa pelindung," kata Subhan di Makkah, Kamis (11/7).  

Menurut Subhan, jamaah jangan sampai sekali-kali tidak menggunakan sandal ketika keluar hotel atau keluar Masjid al-Haram. Maka dari itu, Subhan mengingatkan agar ketika ke Masjid al-Haram, jamaah membawa kantong untuk menyimpan alas kaki. "Tujuannya, ketika keluar dari masjid, potensi kehilangan sandal atau alas kaki bisa dicegah," kata Subhan. 

Ketua PPIH Arab Saudi, Endang Jumali, meminta sosialisasi kepada jamaah haji soal cuaca terus dilakukan. Hal ini sebagai bentuk antisipasi jamaah menghadapi cuaca ektrem di Arab Saudi. "Perlu jadi perhatian kita bersama soal sosialisasi tentang cuaca," kata Endang saat ditemui di Kantor Urusan Haji Indonesia di Makkah, Rabu (10/7).

Endang mengatakan, jamaah masih banyak yang terkejut dengan kondisi cuaca seperti ini. Selain itu, mereka belum terbiasa menghadapinya. Sehingga, sosialisasi soal cuaca ini menurut Endang sudah mulai harus dilakukan sejak dari Tanah Air. Hal tersebut bisa dilakukan oleh pemerintah maupun kelompok bimbingan ibadah haji.

Sumber : Republika

berita