Bank Panin Syariah Gaet Maktour

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Panin Syariah dan Maktour meneken nota kesepahaman (MoU). Kerjasama tersebut ditandatangani Direktur Utama Maktour Fuad Hasan Masyhur dan Direktur Utama Bank Panin Syariah Denny Hendrawati di Wisma Maktour, Jakarta, akhir pekan lalu.

Maktour adalah perusahaan penyelenggara haji dan umrah khusus. Fuad Hasan Masyhur menjelaskan, daftar tunggu para calon jamaah haji di Indonesia sudah cukup panjang. Berkaitan dengan itu, Bank Panin Syariah menawarkan paket yang sangat menarik bagi para calon jamaah haji. ''Bank Panin Syariah dengan jeli, memberikan paket menarik bagi mereka yang antri menunaikan ibadah haji. Dengan mendaftar sebagai calon haji di Bank Panin Syariah, mereka akan mendapatkan kesempatan mengikuti manasik secara gratis di Maktour dan melakukan ibadah umrah di Tanah Suci,'' jelas Fuad.

Menurut Fuad, paket yang ditawarkan Bank Panin Syariah, sangat menarik. Selama ini, sambung pengusaha asal Makassar, Sulawesi Selatan, kebanyakan tawaran yang diberikan bank, penyetor dana haji, berupa payung atau kain ihram. ''Bank Panin Syariah tak sekadar memberikan bonus berupa payung dan kain ihram, melainkan manasik gratis dan menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci bersama Maktour,'' tuturnya. Direktur Utama Bank Panin Syariah, Denny Hendrawati mengungkapkan paket yang diberikan, guna memberikan kemudahan bagi para calon haji, selama menunggu antrean pergi menunaikan ibadah haji, dapat mengikuti kegiatan manasik sekaligus berumrah di Tanah Suci. Menyinggung kerjasamanya dengan Maktour, Denny Hendrawati menjelaskan, Maktour merupakan salah satu penyelenggara perjalanan haji dan umrah di Indonesia yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia. ''Maktour mempunyai jaringan layanan di berbagai kota besar di Indonesia. Sudah banyak anggota masyarakat di Indonesia yang menjadi jamaah haji dan umrah menggunakan jasa dan layanan Maktour,'' ungkapnya. Baik Fuad Hasan Masyhur maupun Denny Hendrawati mengungkapkan kerjasama tersebut, semata-mata untuk membantu masyarakat Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

''Dengan kerjasama yang akan terus dikembangkan, diharapkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang terbantu,'' ujar Fuad menambahkan.

berita