13 November 2019

Penerbangan Haji dan Umrah Warga Jabar Bagian Timur Dipindahkan ke Kertajati

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, jamaah haji dan umrah pada tahun 2019 untuk wilayah Jawa Barat bagian Timur akan dipindahkan ke Bandara Kertajati. Keputusan ini diambil setelah pemerintah mengadakan rapat koordinasi terkait haji dan umrah bersama Kemenko Maritim, kemenhub dan Kementerian Agama di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019). Budi menjelaskan, keputusan itu dilakukan untuk mengurangi kepadatan penerbangan di Bandara Soekaro-Hatta (Soetta). "Tadi kita membahas haji dan umrah melalui kertajati sudah diputuskan semua haji dan umrah untuk jawa barat bagian timur. Nah diharapkan itu bisa mengurangi kepadatan yang ada di Soekarno-Hatta,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/5/2019). Baca juga: Menteri Rini Cari Cara agar Bandara YIA Tak Sepi Seperti Kertajati Budi menambahkan, akan ada 20 flight sehingga jumlahnya sekitar 400 flight untuk pulang pergi di tahun ini untuk di Bandara Kertajati. Sedangkan kuota haji di wilayah Jawa Barat bagian Timur ada sekitar 4000 jemaah haji dan untuk umrah ada sekitar 500.000 jemaah. Adapun daerah Jawa Barat bagian Timur antara lain; Majalengka, Subang, Indramayu, Cirebon, Tasik dan Ciamis. Menurut Budi, pemindahan penerbangan tersebut akan mulai dilakukan setelah Lebaran 2019. Terkait tarif Jeddah- Bandara Kertajati Menhub menjelaskan akan sama dengan tarif Jeddah ke Bandara Soekarno-Hatta. “Insya Allah akan sama, jaraknya kan relatif sama,”ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penerbangan Haji dan Umrah Warga Jabar Bagian Timur Dipindahkan ke Kertajati", https://money.kompas.com/read/2019/05/10/194000226/penerbangan-haji-dan-umrah-warga-jabar-bagian-timur-dipindahkan-ke-kertajati.
Penulis : Akhdi Martin Pratama
Editor : Erlangga Djumena

berita