11 Juni 2020

Satu Pangeran Saudi Dikabarkan Wafat Akibat Covid-19

Seorang pangeran Arab Saudi Saudi, Saud Bin Abdullah Bin Faisal Bin Abdulaziz Al Saud dikabarkan meninggal dunia pada Kamis pekan lalu. Pangeran diduga meninggal dunia akibat COVID-19.

Pengumuman wafatnya pangeran Saud disampaikan Saudi Royal Court, seperti diberitakan kantor resmi Saudi Press Agency (SPA). Namun demikian, tidak disebutkan tentang penyebab kematian pangeran Saud.

Satu hari setelah kematian seorang pangeran Saudi yang terinfeksi coronavirus, sebuah sumber medis mengungkapkan bahwa beberapa anggota keluarga kerajaan sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan di vila pribadi setelah kondisi kesehatan memburuk akibat virus tersebut.

Saudi Leaks melaporkan Dr Nezar Bahabri membenarkan bahwa lebih dari 1.200 kasus infeksi virus corona kritis sedang dirawat di kerajaan dengan ventilator.

“Situasi di Jeddah dan Riyadh sangat memprihatinkan. Kami tidak mengharapkan kasus kritis mencapai angka ini,” kata Bahabri dalam sebuah video seperti dilansir dari publikasi Middle East Monitor, Rabu (10/6/2020).

Dia mengaku selalu optimis dan menyerukan agar tidak khawatir tentang peningkatan jumlah. Tetapi pada saat itu, jumlah kasus kritis tidak melebihi beberapa ratus.

Bahabri mengklaim lonjakan kasus bisa menjadi produk dari  peningkatan kontak sosial selama perayaan Idul Fitri pada 25 Mei lalu. Dia mengatakan pasien yang dia monitor mengklaim gejala mereka mulai menjelang akhir Ramadan dan hari-hari pertama Idul Fitri.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa jumlah infeksi coronavirus di negara kaya minyak telah mencapai 100.000 dengan lebih dari 700 kematian.

Sementara The New York Times melaporkan bahwa sekitar 150 pangeran telah tertular penyakit ini, termasuk gubernur Riyadh, Faisal Bin Bandar Bin Abdulaziz.

Namun, mantan kepala intelijen Saudi, Turki Al-Faisal, mengatakan  jumlah sebenarnya  kurang dari 20. (jms/middleeastmonitor)


berita