11 Juni 2020

Arab Saudi Lockdown Jeddah, Kasus Corona Tembus 100 Ribu

Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan Arab Saudi sekarang memiliki lebih dari 100.000 kasus virus korona setelah peningkatan 3.045 dalam 24 jam, Ahad (7/6/2020).

Seperti dilansir dari publikasi Alarabiya, Senin (8/6/2020), Kementerian Kesehatan juga melaporkan peningkatan ini adalah pertama kalinya bagi Arab Saudi lebih dari 3.000 kasus dalam sehari. Dari kasus tersebut, ada tambahan 36 kematian baru akibat virus itu, sehingga jumlah kematian menjadi 712 kasus.

 

Baca juga:

Masjid Nabawi Buka untuk Umum Secara Bertahap Mulai Besok

 

Kerajaan juga mengumumkan 1.026 sembuh, yang berarti bahwa 72.817 dari 101.914 kasus telah pulih. Sebagian besar kasus baru berada di ibukota Riyadh (717), diikuti oleh Mekah (623), dan Jeddah (351). Kota pelabuhan Damman di bagian timur mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 257 kasus.

Pihak berwenang Arab Saudi bergerak untuk memberlakukan kembali pembatasan di kota Jeddah dari hari Sabtu karena jumlah kasus virus korona terus bertambah.

Pembatasan akan melarang di semua area kota dari jam 3 malam sampai 6 pagi dan melarang makan di restoran dan kafe. Kehadiran di tempat kerja juga akan dihentikan, dengan pembatasan akan berlangsung hingga 20 Juni 2020.

Di tempat lain di Kerajaan, pihak berwenang telah memberlakukan rencana tiga tahap yang bertujuan untuk kembali normal.

 

Baca juga:

Segera Buka, Pemerintah Saudi Bersihkan 90.000 Masjid

 

Kerajaan saat ini sedang dalam tahap dua dari rencana, di mana perjalanan domestik antar provinsi diizinkan dan penduduk dapat bergerak bebas selama jam-jam non-jam malam (6 pagi hingga 8 malam).

Penangguhan kehadiran di tempat kerja juga telah dicabut, yang memungkinkan semua karyawan di kementerian, entitas pemerintah dan perusahaan sektor swasta untuk kembali bekerja dari kantor mereka, mengingat mereka mengikuti pedoman kehati-hatian yang ketat.

Namun, pedoman umum tidak berlaku untuk kota Mekah, yang tetap terkunci. (Mr/alarabiya)

 

berita