24 Desember 2014

Pemerintah Belum Optimalkan Peran Swasta

 

 

Pemerintah belum mengoptimalkan peran swasta dalam pelaksanaan ibadah haji mau pun ibadah umrah. Padahal, banyak peran swasta yang bisa digunakan untuk memperbaiki pelaksanaan ibadah haji mau pun ibadah umrah.

Penasehat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mencontohkan, pengaturan ratusan ribu jamaah haji di Tanah Suci dengan menggunakan petugas yang cukup banyak, bisa diminimalisir dengan menggunakan cara wireless transmission.

''Alhamdulillah, Maktour sudah dua tahun menggunakan alat wireless transmission. Dengan investasi yang tidak terlalu mahal, kita bisa memandu jamaah haji tanpa perlu melibatkan petugas yang banyak,'' ungkap Mohammad Rocky yang juga Direktur Operasional Maktour di Jakarta, Selasa (23/12).

Ia mempertanyakan banyaknya petugas haji yang dilibatkan untuk mengelola jamaah. Kenyataannya, setiap tahunnya selalu saja banyak jamaah haji yang tersesat di Tanah Suci. ''Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki pengelolaan ibadah haji. Salah satunya dengan menggunakan alat wireless transmission,'' papar Rocky menjelaskan.

Menyinggung rencana Pemerintah Indonesia untuk melakukan kontrak pemondokan haji jangka panjang, Rocky menyetujui rencana tersebut. Ia mengatakan, Maktour sudah sejak lama melakukan kontrak hotel di Arab Saudi dengan cara jangka panjang. ''Keuntungannya sangat banyak dengan melakukan kontrak jangka panjang, sehingga nilai pemondokan haji menjadi murah. Kalau kontrak dilakukan setiap tahun, selain sulit mendapatkan tempat yang dekat dengan Masjidil Haram, harganya pun menjadi mahal,'' ungkap Rocky.

Rocky menyebutkan, penggunaan hotel yang dikontrak dengan jangka panjang, bisa diisi oleh para jamaah umrah yang berangkat ke Tanah Suci di luar musim Haji. ''Setiap tahun, alhamdulillah, Maktour memberangkatkan jamaah umrah yang cukup banyak, termasuk jamaah umrah akhir tahun yang akan berangkat 27 Desember nanti,'' paparnya penuh syukur.

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA

 

berita